Apa itu UMKM?

UMKM adalah kepanjangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Istilah UMKM itu sendiri mengacu pada Undang-Undang No.20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Sebagaimana dalam isi Pasal 6 UU tersebut kriterianya ditentukan oleh kekayaan dan penjualan tahunan. Kekayaan yang dimaksud adalah kekayaan di luar tanah dan bangunan tempat usaha.

UU 20/2008 Pasal 6  
KRITERIAAset*Penjualan (dalam 1 tahun)
Usaha MikroMaksimal Rp50 jutaMaksimal Rp300 juta
Usaha KecilRp50 juta – Rp500 jutaRp300 juta – Rp2,5 miliar
Usaha MenengahRp500 juta – Rp10 miliarRp2,5 miliar – Rp50 miliar
*tidak termasuk tanah & bangunan tempat usaha

Banyak pemerintah di berbagai negara yang memberikan perhatian untuk kemajuan UMKM di negaranya. Alasan utama adalah UMKM merupakan penggerak ekonomi nasional. Di Indonesia pada 2020 sebagaimana dilansir oleh Liputan6.com (04/09/2020) dari data Biro Pusat Statistik, jumlahnya mencapai 64 juta, atau mencapai 99,99% jumlah usaha yang beroperasi di tanah air.

Dengan jumlah tersebut maka peran UMKM dalam menciptakan lapangan kerja menjadi sangat penting. Belum lagi berbagai kegiatan sektor informal yang belum terdata kegiatannya dan jumlah tenaga kerja yang terlibat di dalamnya.

Pemerintah terus mendorong dan memberikan stimulus untuk perkembangan UMKM. Contohnya adalah dalam hal perijinan dan persyaratan, dan penciptaan iklim usaha yang mendorong terciptanya wirausahawan baru.  Bahkan pemerintah mendorong untuk UMKM memanfaatkan teknologi digital.

Usaha-usaha besar atau korporasi pada awalnya juga UMKM. Beberapa memulai usahanya dari garasi atau dari rumah. Usaha-usaha rintisan (start up) saat awalnya juga merupakan UMKM sebelum menjadi Unicorn.

Untuk menjembatani perkembangan dunia usaha khususnya UMKM, Infinite88 membangun platform digital UMKM88.com yang khusus didedikasikan untuk para UMKM, baik pemain, pemerhati, pemerintah, pendidik dan suatu saat dengan pemodal. Akses pasar, pengembangan dan permodalan menjadi sasaran utama UMKM88.com. (infinite88)